Isekai ni Tensei Shitandakedo Ore, Tensai tte Kanchigai Saretenai? Chapter 14: Arakawa Particles.

CHAPTER
14: Partikel Arakawa.
———————————————————–
ALIH
BAHASA: VOID SAFIRMA (otaku-akut)
EDITOR:
SUMBER
INGRIS: fraiziartl
TRASLATIONS
(Author’s
Note: I wrote in the activity report, but this is the first of three chapters
in which the protagonist regains his protagonist likelihood. please think of
this as the prologue.)
Kecelakaan serius sedang terjadi,
blok Research E-2 akan segera ditutup. Semua peneliti silahkan segera mengevakuasi
diri. Saya ulangi….
Saat
suara mekanis mengeluarkan peringatannya, aku memegang kepalaku dengan tanganku
dan bertanya-tanya bagaimana ini bisa menjadi seperti ini.
Aku
melihat ibuku, berteriak dari blok di seberangku……
Sudah
cukup, cepat evakuasi dirumu! aku akan memasukkan program untuk untuk
menghentikan alat ini, jadi tidak perlu khawatir. Pertama, situasi ini karena aku
melakukan sesuatu yang tidak perlu.
Berencana
mengambil tanggung jawab, aku menghadap IBUKU-YANG-BELUM-DI EVAKUASI, yang
sedang meneriakkan sesuatu.
Terima kasih telah membesarkan ku
sampai saat ini

(Kouki)
Melakukan
yang terbaik untuk menyampaikan pemikiran ku, aku berbicara dengan mulut
terbuka lebar dengan gerakan yang berlebihan.
Kemudian,
aku menyuntikkan program ke dalam
Particle
Converter
,
dan ini sepertinya runtuh……
Pemandangan
di sekitar mulai mendistorsi dengan cepat.
Tak
lama, aku tidak melihat apa-apa.
——– Sudut pandang Amrakawa Kouki ———-
Hari
ini, aku mengambil cuti dari akademi untuk mengunjungi
Spatial Particle Research Facilitydi mana bagian utama pekerjaan
ibu ku berada.
Untuk
alasan apapun, dia mengatakan kepada ku bahwa dia ingin aku membantunya
melakukan pengamatan spatial particle.
Meskipun
aku ragu dapat berbuat banyak untuk membantu di sana, saat dia mengatakan
kumohon? Dengan senyuman seperti itu,
tidak mungkin aku menolak …….
Atau
lebih tepatnya, tidak mungkin aku menolak karena jika aku melakukannya, aku
harus berurusan dengan seluruh masalah ibu si macho lagi.
Kouki-kun, lewat sini (Guide)
Seseorang
dari gedung ini memanduku berkeliling.
Hmm,
memang ada banyak hal disini, bukan begitu?
Apakah
yang berada di sana itu senapan partikel berat pribadi?
Kenapa
ada sesuatu seperti itu disini?
Saat
aku memikirkan itu, orang yang membimbing ku memperhatikan pandangan ku dan
mulai menjelaskannya.
Kami menggunakannya untuk
penelitian partikel. Entah itu benar-benar penting atau tidak, saya tidak
yakin, tapi Anda tidak pernah tahu di mana Anda bisa menemukan petunjuk untuk
salah satu pertanyaan kami. bukan?
(Guide)
Menjelaskan
lebih lanjut, dia menyebutkan bahwa ada prototipe peluru gravitasi untuk military
suit disimpan di gudang senjata di blok E-2, tempat ibu ku sedang menunggu.
Jika
Saitou-kun mendengarnya, aku yakin dia akan merasa panas dan terganggu
karenanya…..
Saat
aku memikirkan hal itu, sepertinya kami sampai di tempat tujuan.
Kouki sudah datang ya, kalau
begitu, aku akan memulai percobaan dalam lima menit.
(Ibu)
Ibu
menyapa ku dengan matanya dan dengan gembira bersiap untuk eksperimen.
Hei….
Aku
benar-benar tidak berada di tempat yang tepat tempat, kau tahu.
Peneliti
di sekitarnya bertukar bisikan sambil melihat ke arah ku.
Mereka
semua mungkin berpikir
Apa yang
bocah ini lakukan di sini?
.
Saat
aku melihat itu,
Hei!
jangan memalingkan matamu, kau siaalan!
Aku
merasakan sedikit dorongan untuk menangis.
Aku
berharap aku tidak terlalu mengganggu…..
Sebaliknya,
aku bergerak ke sebuah meja di sudut agar keluar dari pandangan para peneliti
lain.
Aku
duduk dengan taat. dan, aku berdiri dengan putus asa harapanku adallah
Aku benar-benar ingin ini segera
selesai dan pulang
bukankah
terlihat di wajah ku.
Kalau begitu, mari kita mulai
percobaan ini.

(Ibu)
Dengan
ibu mengatakan itu, sirene di ruangan mulai berdering saat mesinnya mulai berjalan.
Bagaimanapun,
tidak ada yang terjadi…….
Ibu
mengaktifkan mesin itu sekali lagi, tapi tidak ada yang terjadi.
Ruangan
itu dipenuhi atmosfer yang berat.
Dan
* Fwipp * para peneliti secara simultan berbalik! Mereka semua berbalik ke
arahku tanpa bersuara.
Apa yang membuat ini tidak
berhasil?

(Peneliti)
Mereka
bertanya padaku.
Aku
tidak tau
Di
tempat pertama, mengapa kalian bertanya kepadaku!!
Tidak
hanya aku tidak mengerti subjectnya, aku tidak mengerti tujuannya.
Ketika
aku bertanya kepada ibu reaksi macam apa yang akan mereka anggap sukses, dia
tampak berkilau sejenak.
Ibu
menjelaskan: ketika teori partikel diamati, nampaknya terowongan sesaat ke
dimensi lain akan terbuka di sekitar mesin.
Kemudian
partikel tersebut runtuh dan melepaskan panas, yang berarti ia hanya menyala
sesaat.
Fumu….
Aku
sama sekali tidak mengerti.
Bagaimanapun,
tidak mungkin aku bisa mengatakan hal seperti itu saat berada dibawah ekspetasi
seperti itu.
Dengan
setengah hati aku mengatakan sesuatu yang sepertinya baik-baik saja.
Kita harus menggelapkan tempatnya
untuk pengamatan sehingga kita tidak melewatkan emisi cahaya. Juga, tolong
tingkatkan output mesinnya sedikit
(Kouki)
Dengan
memasukkan saran ku, percobaan itu diadakan lagi, tapi tidak ada yang terjadi.
Nah,
tentu saja begitu. Jika eksperimen itu berhasil dengan sesuatu yang sederhana,
ibu bisa berhasil dengan mudah.
Sementara
merasa putus asa, para peneliti mulai berdebat satu sama lain.
Mengambil
model konstruksi partikel yang tergeletak di atas meja, aku mulai mengatur
ulang untuk menghabiskan waktu,
Kouki, itu….. aku mengerti !!
Seperti itu?
(Ibu)
Tiba-tiba
ibuku mengangkat suaranya saat dia melihat model yang ada di tanganku.
Tunggu,
aku punya firasat buruk tentang ini……..
Ini
adalah perasaan yang sama dengan yang aku alami saat
kesalah pahaman kecilyang terjadi
saat aku merobohkan rudal balistik.
Aku
buru-buru mencoba menjelaskan pada ibuku tapi dia bicara seperti ini
Tidak apa-apa!! Aku sudah tau semua yang
kou-chan ingin katakan
,
dan tidak mendengar apapun yang aku katakan.
Ibu…. Kamu tidak mengerti
apapun
(Kouki)
Aku
mendengus, tapi tidak ada yang mendengarku.
Dari
pada itu….
Kau
kembali memanggil ku Kou-chan tahu.
Tidak
mungkin aku bisa menghentikan ibu yang berada dalam mode serius memberikan
instruksi dengan momentum yang luar biasa.
Aku
hanya bisa melihat tanpa suara.
Begitu
ibu selesai dengan persiapannya, dia memulai eksperimen lagi dan,
Fenomena emisi cahaya
dikonfirmasi!

(Peneliti)
Sorakkan
naik dari semua orang di ruangan itu.
Saat
aku mengintip dari kejauhan, aku melihat sesuatu di sana.
Cahayanya
sepertinya semakin kuat……
Orang
lain sepertinya sudah memperhatikan dan mencoba menghentikan mesinnya dengan
terburu-buru, tapi nampaknya tidak akan berhasil.
Dan
kemudian alarm mulai berdering menandakan bahwa kelainan telah terdeteksi.
       
Kecelakaan serius sedang terjadi,
blok Research E-2 akan segera ditutup. Semua peneliti silahkan segera mengevakuasi
diri. Saya ulangi….
Orang-orang
di ruangan mulai berlari menuju pintu keluar.
Ibu
tertangkap oleh evakuasi peneliti lain.
Di
sisi lain, aku tidak dapat bergerak karena perkembangan mendadak dan pesat ini.
Um, siapapun ….. (Kouki)
Aku
berpikir untuk meminta seseorang membantuku, tapi suaraku menghilang begitu saja.
Sebaliknya,
bukankah ini saatnya bagi skinhead berada di sini dan bersinar?!!
Dimana
bajingan itu!!?
Dan,
sekat tertutup di depan mataku.
—- Sudut Pandang Amrakawa Miki—-

Hari
ini, aku berada dalam suasana hati yang baik karena Kouki datang untuk membantu
penelitianku.
Karena
aku selalu membanggakan dirinya sambil membual, ketika kami tiba, bawahan ku
ada di sekitar kami dan,
Anak itu adalah putra wanita itu
ya?
(Peneliti)
Tampaknya sebelumnya, dia
menciptakan sebuah obat untuk Tragedi Eropa

kau tahu
(Peneliti)
Kudengar
mereka mengatakan hal seperti itu.
Sebenarnya,
orang yang dimaksud, seolah-olah dengan santai bertamasya dia berjalan ke
sebuah meja di sudut ruangan dan duduk.
Aku
benar-benar tidak bisa gagal… ..
Perasaan
seperti itu membengkak di dalam tubuhku.
Eksperimen
ini, tujuannya adalah untuk membuktikan bahwa sebenarnya ada dimensi lain
dengan menggunakan rumus matematis yang telah diciptakan Kouki.
Partikel
yang seharusnya diamati disini dinamai
Arakawa
Partikel
.
Aku
sebenarnya ingin menamainya
Kouki
Partikel
,
Tapi itu di tolak karena ternyata kedengarannya buruk.
Kalau begitu, mari kita mulai
percobaannya.

(Miki)
Dengan
segala sesuatunya sudah siap, aku membuat deklarasi itu dan menekan tombol
startup.
Bagaimanapun,
tidak ada yang terjadi…..
Aku
mencoba sekali lagi tapi tidak ada yang terjadi.
Apa yang salah?(Peneliti)
Bawahan
ku bertanya kepada ku
Ini
buruk, aku bertanya-tanya apa yang sedang dipikirkan Kouki sekarang karena
sudah terungkap betapa bermasalahnya aku.
Pada
saat itu, semua orang memandang Kouki secara bersamaan.
Kouki,
kaget karna semuanya tiba-tiba meliriknya untuk memitanya memberikan
pendapatnya.
Kita harus menggelapkan tempat
pengamatan sehingga kita tidak melewatkan emisi cahaya. Juga, tolong tingkatkan
output mesinnya sedikit
(Kouki)
Dia
berkata.
Aku
yakin dia kaget…..
Ini
penelitian kami, namun kami telah meninggalkan pemikiran kami, dan mengandalkan
seorang anak.
Aku
mengikuti pendapatnya dan melakukan eksperimen sekali lagi, tapi tidak ada yang
terjadi.
Aku
mengumpulkan bawahan ku dan mengadakan pertemuan.
Kami
tidak punya pilihan selain menyimpulkan bahwa percobaan itu adalah sebuah
kegagalan.
Di
tengah itu, aku melihat ke arah Kouki yang sedang melakukan sesuatu dengan
model partikelnya, dan model itu mengejutkanku…..
Teori
ku tentang bagaimana partikel terikat itu salah!?
Mungkin
Kouki tahu sejak awal bahwa percobaan ini akan gagal?
Dia
berpikir bahwa jika dia ikut campur, dia pasti akan melukai harga diri kami?
Dan
sekarang percobaan tersebut dinilai sebagai kegagalan, Dia menunjukkan kepada kami
sebuah
Solusi?
Aku
memasukkan model ikatan yang telah dibuat Kouki dan mengaktifkan percobaan
sebanyak tiga kali.
Fenomena emisi cahaya
dikonfirmasi!

(Peneliti)
Ketika
aku mendengar laporan tersebut, aku merasa sangat senang!
Formula
Kouki sama sekali tidak salah…
Bagaimanapun,
aku langsung melihat keanehan situasinya.
Fenomena
emisi cahaya berangsur-angsur mulai meloloskan diri dari daerah yang seharusnya
ada di dalamnya.
Kecelakaan serius sedang terjadi,
blok Research E-2 akan segera ditutup. Semua peneliti silahkan segera mengevakuasi
diri. Saya ulangi….
Dan
peringatan darurat dikeluarkan.
Bawahan
ku memegang ku dan kami dievakuasi, tapi tidak ada tanda-tanda Kouki.
Bagaimana dengan Kouki !? Apakah
dia berhasil mengungsi?
(Miki)
Tepat
saat aku berteriak, aku melihat Kouki yang masih berada di blok lain.
Sebuah
senyum masam, jenis yang kau buat saat terjadi gangguan sepele, melayang di
wajahnya….
Ini
bukan masalah sepele, kenapa kamu tidak mengevakuasi diri!?
Kemudian,
Kouki mengambil manual stop darurat yang ada di bagian
Particle Transducer.
Kau tinggal di belakang untuk
menghentikan bencana?

(Miki)
Aku
tidak bisa menahan diri untuk tidak berteriak.
Sementara
kami memprioritaskan keamanan dan mengevakuasi diri, anak itu adalah
satu-satunya yang menghentikan mesin tersebut.
Tugas
yang awalnya ditujukan untuk staf, kami mendorongnya pada Kouki.
Aku
yakin semua orang menyadari hal ini. Bahkan sekarang kami semua mencoba membuka
bulkheads dengan tangan kosong kami.
Namun,
setelah sekat tertutup, tidak bisa dibuka kembali tanpa mengikuti prosedur yang
benar.
Lalu,
aku melihat Kouki menghadapku sambil mengucapkan sesuatu padaku.
Te
·
ri
·
ma
·
ka
·
sih
·
ka
·
re
·
na
·
su
·
dah
·
mem
·
be
·
sar
·
kan
·
ku
·
sam
·
pai
·
se
·
ka
·
ra
·
ng
·
·
·
·
·
·
·
·
·
·
·
·
·
·
·
·
·
·
·
·
·
·
·
·
·
Terima
kasih telah membesarkan ku sampai sekarang
untuk
mengatakan sesuatu seperti itu…….
Aku
menggedor sekat sampai tanganku berdarah.
Kouki! Kouki!! (Miki)
Sebuah
pikiran buruk muncul di pikiran: Ini mungkin perpisahan terakhir kami.
Setelah
(mungkin) dia selesai masuk dalam program yang terputus-putus, dia menoleh ke arahku
dengan ekspresi puas……
Dan
Kouki menghilang dari blok penelitian.
Tahun
2102, 20 Mei. Kecelakaan mendadak terjadi di Fasilitas
Spacial Particle Research
Facility
Tidak
ada luka di antara para peneliti maupun staf swasta, namun putra kepala
peneliti Arakawa Miki
Arakawa
Kouki
terlibat dalam kecelakaan
tersebut.
Keberadaannya
saat ini tidak diketahui
Selanjutnya,
Di blok Penelitian Vanished E-2, banyak Prototipe
Aksesoris Militer yang menghilang.
Pencarian
untuk orang hilang dan peralatan yang hilang segera di lakukan.


———————————————————————————————————–
(AUTHORS
NOTE: There was a comment that said
Please
advance the main plot
,
but in the first place there really isn’t much of a main plot. I plan on
continuing the story in the style of something like the Nichijou anime
(Fraiziar: I’m assuming he’s referring to the Nichijou anime) The academy
setting is just an excuse for the protagonist to go out and make friends.
however, Stories like ones about school festivals and such don’t matter at all.
)
———————————————————————————————————


Please wait...

Subscribe to our newsletter

Want to be notified when our article is published? Enter your email address and name below to be the first to know.
×