Isekai Ni Tensai chapter 19

CHAPTER19: Gosip ~ Keluarga Baru

 

 
TRANSLATOR
& EDITOR: UTSUGI
 
 
 
—-Arakawa Kouki’s Perspective—-
 
 
「Aku
pulang, Kaa-san」 (Kouki)
 
Malam hari, setalah pulang dari sekolah, seperti
biasa Ibu sedang menyiapkan makan malam di dapur.
 
Fumu,
bau ini sepertinya makan malam hari ini adalah rebusan huh….
 
Setelah masuk kamar dan berganti pakaian, Aku menemui
Ibu.
 
「Kaa-san, aku lapar」 (Kouki)
「Sebentar
lagi selesai, jadi duduk dan tunggulah sebentar, oke? 」 (Ibu)
「Kon
Kon」 (???)
 
 
Ketika Aku menanyakan tentang makan malam, Aku diminta
menunggu dan dengan sabar duduk di kursi.
 
Setelah beberapa saat, Ibu dan Aku menyantap
makanan yang dibawa Ibu ke meja makan.
 
Setelah Aku diterima di akademi, sudah menjadi kebiasaan
bahwa setiap kali kita makan bersama, Aku akan membicarakan tentang apa yang
terjadi di sekolah hari itu, momen apa yang membuatku terkesan pada hari itu,
dan kemudian Aku mendengarkan tentang penelitian yang Ibu lakukan.
 
「Oh,
benarkah begitu? 」
(Ibu)
「Kon」 (???)
「Ya,
Shingo juga dipeluk oleh Aikawa-san
hari ini」 (Kouki)
 
Setelah selesai, Aku kemudian mandi, Aku mendapat telepon
dari Alice.
 
Tidak
seperti biasanya, Dia menelponku diwaktu seperti ini…..
 
Sembari berfikir, Aku mencoba menelpon balik.
 
「Kouki-kun, maaf tapi ini mengenai tugas besok」 (Alice)
「Ada apa? 」
(Kouki)
「Kon」
(???)
 
Ternyata karena dia akan melakukan penelitian tentang
farmasi besok di gedung penelitianku, Dia memintaku untuk menghubungi terminal
pribadinya sebelum Aku masuk ke lantai dua.
 
Sekarang
Dia mengatakan tentang kejadian waktu itu, ketika Shingo pergi untuk mengambil
bahan kimia di lantai dua tanpa sepengetahuannya, Serbuk yang sedang Alice
kerjakan sebagai bahan pembuat obat-obatan berserakan kemana-mana dan terjadi
kekacauan.
 
Mengingat akan hal itu, Aku menyarankannya (Alice)
untuk memberi tahu anggota yang lain.
 
「Ya Aku tahu. Ngomong-ngomong….
Apa benda bulat di sampingmu itu, Aku mendengar bahwa Ia mengeluarkan suara『Kon』?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

」 (Alice)

「Ah, itu? Entah
bagaimana, ketika Aku sampai di rumah naga ini sudah berada di sini 」 (Kouki)
 
Aku menjawab sambil melihat ke arah 『Naga』
di depanku, kemudian Aku melihat Alice terdiam menatapku dari sisi lain
terminal.
 
Tidak
apa-apa, Alice, Aku juga tidak tahu bagaimana menanggapi hal ini ketika tiba
dirumah dan melihatnya(Naga).
 
Sambil berfikir, Alice mengakhiri percakapan Kami,
lalu mengatakan 『Entah bagaimana, sepertinya Kamu terlihat kelelahan,
jadi beristirahatlah sesegera mungkin.』
 
Yah, reaksi seperti itu cukup normal, kurasa.
 
Meskipun demikian, ada apa dengan Makhluk ini?
 
Apakah ini sejenis makhluk magis yang dibuat oleh Ibu?
 
「Oi」
(Kouki)
「Kon?」  (Naga)
 
Melihat bagaimana reaksinya, sepertinya Dia(Naga) sedikit
memahami perkataanku.
 
Memiringkan kepala, seolah bertanya 『Makhluk
apa ini?』,
Aku mengamati naga yang sedang menungguku untuk berbicara dengannya. Untuk
sementara, aku mencoba mencolek wajahnya dengan jariku.
 
「Kon! Kon Kon 」(Naga)
 
Sepertinya Dia tidak menyukainya.
 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Dia dengan panik menggigit ujung jariku, tetapi
tidak terasa sakit sama sekali.
 
Lagipula, panjangnya hanya sekitar 20 centimeter.
 
Penampilannya terlihat bijaksana, Dia tampak seperti
naga dari dunia fantasi yang kalian harapkan, tetapi berukuran lebih kecil.
Semuanya bahkan sampai pada bagian sayap.
 
Tiba-tiba, Aku menemukan sebuah ide!
 
「Oi, apakah kamu bisa
terbang?」
(Kouki)
 
「Kon ……」
(Naga)
 
Sepertinya Dia memberitahuku bahwa itu tidak
mungkin, Dia berusaha mengepakkan sayapnya.
 
Bukankah Kamu menggemaskan? Kalau begitu,
selanjutnya adalah……
 
「Bisakah Kamu menghembuskan
napas api atau es?」 (Kouki)
「Kon…」
(Naga)
 
Ternyata Dia tidak bisa menghembuskan apa pun
kecuali udara.
 
Bukankah Kamu seekor naga? ……
 
Ketika Aku menanyakannya, Dia membusungkan dadanya
sebagai jawaban atas pertanyaanku.
 
Jika kamu tidak bisa terbang, atau tidak bisa
menghembuskan napas api, maka bukankah kamu hanya seekor kadal!?
 
Tunggu sebentar…..
 
Kadal yang memahami perkataan manusia?
 
「Aku bisa menjualmu dengan
harga yang cukup tinggi, bukan?」 (Kouki)
 
「Ko, Kon!?」
(Naga)
 
Meskipun Aku bercanda tentang menjualnya, Aku
harus mencari tahu identitas sebenarnya dari naga ini.
 
Tidak
ada keraguan tentangnya, salah satu  alasan kenapa mahluk yang begitu fantastis ini
berada di rumahku kemungkinan besar ada hubungannya dengan Ibu
.
 
Dia(Ibuku)
seharusnya tengah belajar di kamarnya sekarang
.
 
Berpikir seperti itu, Aku berjalan menuju kamarnya
kemudian mengetuk pintu, tetapi tidak ada jawaban.
 
Apakah Dia berada di ruangan referensi di basement?
 
Ketika Aku kembali lagi ke basement, Ibuku sedang menggambar
semacam formasi sihir di lantai.
 
Eh?
apa apa apa!? Mungkinkah Ibu yang mensummon(memanggil) naga ini?
 
Ketika Aku memanggilnya, Dia berbalik sambil
menutup sebuah buku yang tampaknya berhubungan tentang sihir hitam atau semacamnya.
 
「Kou-chan!? Apa yang sedang terjadi?」(Ibu)
 
Itu
yang ingin Aku tanyakan!
 
Aku
pikir Kamu adalah seorang ilmuwan jenius, tetapi di belakang layar Kamu
melakukan hal yang aneh semacam ini? Aku sangat terkejut!
 
Ketika mengatakan perasaanku, Ibu buru-buru
membantahnya.
 
「Tidak seperti itu!
Bahkan Aku tidak mengharapkan seekor bayi naga tiba-tiba menetas. Ketika Aku
sedang bekerja di laboratoriumku, anak ini secara perlahan mulai keluar dari dalam
sisik dan Aku menemukannya sebelum Kamu tahu?! Tentunya Kamu dapat mengerti
betapa kesalnya Aku dan bagaimana Aku ingin mengetahui apakah sihir benar-benar
ada? 」(Ibu)
 
Aku
sama sekali tidak mengerti,
 
Apa
yang Ibu maksud dengan Dia(naga) menetas dari sisik?
 
Ketika
Aku menerimanya(sisik), Aku diberi tahu bahwa sisik ini adalah sisik naga kuno yang
legendaris ….. Apakah Ibu mencoba membuat tiruan dari sisik itu?
 
Ketika Aku mencoba menanyakannya,
 
「Setelah Aku menerima sisik
ini, Aku menaruhnya di meja tempatku kerja, dan ketika Aku sedang bekerja anak
itu tiba-tiba keluar dari dalam sisik」 (Ibu)
 
Ketika Ibu mengatakannya, Ibu berusaha mengambil
naga yang melingkar di sekitar kakiku.
 
Tidak,
ini tidak wajar tidak mungkin seekor Naga menetas dari sebuah sisik!?
 
Sekali lagi, Aku bertanya pada Ibuku kemudian Dia
menjawab pertanyaanku.
 
「Kou-chan, ketika kamu berbicara tentang
dunia tempat tinggalmu sebelum berada disini, waktu itu kamu berbicara tentang
Iblis, bukan? Pada saat itu, Kamu mengatakan bahwa; sulit bagi manusia untuk
membunuh seekor naga, lalu bagaimana penduduk setempat mengetahui bahwa benda itu
adalah sebuah『sisik』?
」(Ibu)
 
Tidak,
bukankah itu karena legenda?
 
Maksudku,
masalah utamanya adalah, benda itu sama sekali tidak berbentuk seperti sebuah telur,
melainkan sebuah sisik.
 
Ketika Aku memikirkannya, Ibu melanjutkan
penjelasannya.
 
「Kemungkinan, daripada
sebuah sisik, benda itu lebih mirip seperti sebuah telur atau semacamnya. Aku
pikir benda itu dalam keadaan tertidur, bisa juga diartikan benda ini dalam
keadaan mati suri. Ada beberapa makhluk di dunia ini yang tertidur selama
beberapa tahun atau bahkan beberapa dekade. Jika sihir benar-benar luar biasa seperti
yang kita dengar, Aku berpikir bahwa ada kemungkinan jika benda itu telah
tertidur selama berabad-abad lamanya.」(Ibu)
 
Meskipun
motif yang Ibu jelaskan diwarnai oleh kemarahan, jika penjelasannya benar, lalu
mengapa Ia(Naga) menetas sekarang?
 
「Ketika
Kou-chan dipanggil ke dunia ini,
puluhan orang menggunakan sesuatu yang disebut kekuatan sihir, bukan? Mungkin
itu memicu terjadinya dormansi? 」 (Ibu)
(E/N :
Dormasi keadan dimana terjadinya tubuh berhenti untuk tumbuh, bisa berupa
fisik, pikis ataupun mental.)
 
Kalau
begitu, Aku penyebabnya ya …..
 
Sambil melihat naga yang dipegang oleh Ibuku, Aku
berfikir.
 
Entah
bagaimana, aku merasa menyesal, Ini bukanlah dunia tempatku semestinya berada.
 
「Karena sekarang tidak
ada yang perlu dikawatirkan, Mari kita merawatnya di rumah dengan sebaik
mungkin. Jika naga dapat hidup selama ratusan tahun, maka akan memakan waktu
yang cukup lama baginya untuk tumbuh. Aku akan menemukan cara untuk
mengembalikannya ke dunia tempat asalnya 」(Ibu)
 
『Dan kita bisa menganggapnya
sebagai kadal yang memiliki penampilan tidak seperti pada umumnya』imbuhnya,
sembari tertawa. (Ibu)
 
Untuk saat ini, Aku akan membicarakannya dengan
Alice dan teman-teman di sekolah besok….
 
Aku sudah memutuskannya, kemudian kembali ke
kamar.
 
 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

 
「Imutnya!!」
(Alice)
 
「Apakah Kamu bisa menghembuskan
nafas api atau semacamnya?」 (Aikawa)
 
Keesokan harinya, Aku membawa naga itu ke gedung
penelitianku, dan tampaknya Alice dan Aikawa mulai menyukainya pada pandangan
pertama.
 
Shingo dan Aku bersama-sama mengawasi mereka,
tetapi Aku hanya bisa tertawa masam karena kemampuan beradaptasi mereka yang
luar biasa.
 
Sedikitlah
merasa terkejut Sialan!!
 
「Kouki, apakah kamu
sudah menamainya?」 (Shingo)
 
Meskipun Shingo menanyakan itu, Aku belum
memberikannya nama.
 
Sebuah nama ya….
 
Saat Aku melihat ke arah naga, Ia memperhatikanku
ketika Aku memandanginya dan menghampiriku, meraung. Sembari menggosokkan
wajahnya ke tanganku, Aku terkejut dengan betapa lucunya ketika Ia bersikap
manja.
 
「Kouki-kun, bagaimana kalau Kita semua menamainya
bersama-sama」
(Alice)
「Kedengarannya bagus,
Mari kita semua memutuskannya bersama」 (Aikawa)
Bagaimanapun Aku tidak bisa memanggilnya dengan 『Oi』
atau 『Naga』
selamanya,…
 
Sembari memikirkannya, Aku member mereka izin,
meskipun demikian Aku baru saja menyadari betapa mengerikannya mereka
memberikan sebuah nama.
 
「Fuhi! Aku pikir 『Phantom Dragon Nocturnal
terdengar bagus! 」(Shingo)
 
Shingo,
berapa usiamu!?
 
「Itu tidak bagus,
Shin-kun, kita seharusnya memanggilnya『
Rose Weldi 』」
(Aikawa)
 
Aikawa,
Ada apa dengan Weldi?!
 
Sementara itu Alice dengan serius menatap naga itu,
lalu berbalik ke arahku dan mengatakan namanya
 
「Kouki-kun, Aku pikir『
Silver Knight Clade 』terdengar
bagus」
(Alice)
 
Kamu
juga!?
 
Ia
bahkan bukan seorang kesatria ‘kan!?
Ia
hanya kadal jadi-jadian sialan!
 
Naga itu memekik 『Kon….』
karena tidak menyukainya, suaranya semakin mengecil.
 
「Hei, apa kamu tidak
masalah dengan nama『 Kon 』?」
(Kouki)
「Kon! Kon Kon !! 」(Kon)
 
Ketika Aku mengatakannya, Ia berbaring diatas  kepadaku dengan gembira.
 
Baiklah, Sudah diputuskan ……
 
Mulai hari ini, anak kecil ini akan dikenal
sebagai Kon.
 
Big booing kedatangan anggota baru, tapi aku tidak
keberatan.
 
Di tempat pertama, Tidak ada alas an untuk kita
menyebutnya dengan sebutan『Nokturnal』di
depan umum!
 
 Aikawa
berteriak dengan suara lantang.
 
「Maksudku, meskipun Ia
seekor naga, Ia membuat suara lucu seperti『 Kon 』setiap
saat, itu terdengar tidak mengenakkan! Akan membuatnya lebih mirip seperti
seekor naga jika kita menamai Dia Rose! 」(Aikawa)
 
Mendengar perkataan Aikawa, Aku bertanya pada Kon 『Bisakah
kamu membuat suara yang lain?』.
 
Sebagai tanggapan, Kon turun dari meja, berjalan
ke bagian samping ruangan, dan melihat kembali ke arah kami mengambil napas
dalam-dalam. Dan,
 
GURAAAAAAAA
!!!!!!
 
Dan, daripada nama yang Ia gunakan sampai
sekarang, Ia mengeluarkan sesuatu yang sering Aku sebut dengan 『Raungan』.
 
Sementara Ia menatapku dengan 『Bagaimana
dengan itu?』
Melihat, Aikawa melihatnya dengan takjub.
 
「Aku
pikir Kon-chan terdengar bagus」
(Alice)
 
Alice memohon agar kita terus memanggilnya 『Kon』.
 
Sambil menyaksikan keadaan saat ini, Aku
memutuskan bahwa Aikawa-san yang
menjadi penyebab semua masalah ini untuk merapikan semua cangkir yang berserakan
karena  raungan Kon tadi.

Please wait...

Subscribe to our newsletter

Want to be notified when our article is published? Enter your email address and name below to be the first to know.
×